“ Ya Rabb
yang maha membolak balikan hati setiap umat-Mu, biarkan hati ini memberikan apa
yang terbaik untuk jasad ku. Jangan biarkan aku menzolimi diri ku sendiri.
Sesungguhnya perkara ku tergantung prasangka ku, namun berikan lah prasangka
yang terbaik disetiap apa yang aku fikirkan.
Aku
menetapkan hati pada saat ini, yang mungkin tidak sepantasnya aku tetapkan
disaat semua amanat masih menanti untuk aku tepati. Aku tahu semua akan indah
pada waktunya, dan berikan aku kekuatan untuk mempercayainya. Aku tak terlalu
kuat untuk menyanggupi apa yang singgah dalam hati ku, bahkan utuk sekedar
menahan rasa yang aku pedam, terlalu sukar untuk ku.
Aku
menetapkan perihal jodoh, rizki, dan kematian ku kepada-Mu, sesungguhnya Engkau
hakim yang paling adil. Perkara jodoh ku, aku hanya berharap menjadi yang
terindah untuk jodoh ku kelak, menjaga apa yang aku punya untuk jodoh ku kelak.
Jangan biarkan aku menzolimi diri ku bahkan orang lain untuk perihal jodoh ku.
Aku meyakini pada satu hati yang entah sampai kapan bertahan dalam hati dan
kehidupan ku
Wahai rasa
dan perasaan yang singgah di hati ku
kini, sesungguhnya aku tidak berharap banyak pada mu, tidak pula mengabdikan
perasaan ku pada mu. Namun sungguh lelah berada dilingkar perasaan yang tak
pernah bisa ku lepas, bahkan sangat lelah manakala aku tahu semua diragukan
olehnya. Aku tidak ingin takluk pada Cinta, Harta, bahakan Tahta dalam dunia
ini, aku ingin takluk pada berjuta ilmu yang ku percayai adalah segalanya dalam
hidup ku di dunia maupun akhirat kelak.
Aku ingin belajar mencintai mu dengan
ilmu hati yang aku miliki, dengan ilmu hati yang tak sanggup untuk ku pelajari,
karena sesungghnya Pencipta ku menciptakan cinta dengan keberkahan ilmu, sehingga aku mampu bertahan untuk selalu
menyayangimu.
Perkara
kematian ku, jadikan mati ku berada dalam keiman ku saat ini, jadikan kematian
ku bukan untuk menzolimimorang-orang terkasih yang sangat aku jaga dan sayangi.
Jadikan perihal kematian ku berada dalam fitrah paling tidak mendekati fitrah
seperti pertama kali aku keluar dari rahim ibu ku.
Wahai Rob
ku..., sesungguhnya apa yang aku inginkan hanya ingin ku dapatkan berdasarkan
keridhoan-Mu, jangan biarkan aku menduakan Mu pada satu kebahagian di dunia
yang hanya mengantarkan ku pada kesakitan di akhirat. Jadikan aku bisa ikhlas
mencintai-Mu seperti apa yang aku cintai di dunia ini, bahkan melebihi
segalanya. Jang biarkan aku menjadi pendua untuk Cinta yang tak pernah mati
yang kau berikan pada setiap hamba-Mu termasuk diri Ku. Dan jadikan aku pecinta
yang ikhlas, tulus, dan sabar dalam menerima ujian-Mu disetiap ada kebahagian
yang aku raih, dan jadikan aku orang yang berada di atas kesabaran manakala
kesedihan menimpa ku.
Ya....
Rob..... aku rindu untuk segera kembali kepada-MU................